V-Belt broken

Beberapa hari yang lalu, saat pergi ke daerah Poncol naik Pug, mendadak ada suara aneh terdengar dari bawah mobil, seperti suatu bagian dari mobil yang terbuat dari non metal lepas namun terseret sejauh 20 meteran sebelum akhirnya mobil dihentikan mendadak.

Setelah mundur beberapa meter sambil mengamati jika ada benda aneh dijalan, tidak ditemukan apa2. Turun untuk cek di beberapa bagian mobil, tidak ada yang aneh, yang terlepas. Jadi tadi itu suara apa ?

Setelah jalan barulah sadar kalau indikator aki menyala, berarti ada problem di kelistrikan, kemudian AC tidak dingin namun indikator lampu AC menyala dan yang paling parah : Power Steering ndak jalan. Beraaat sekali steeringnya. Jika dipaksakan, kemungkinan bisa berakibat fatal buat sistem Power Steeringnya.

Minggir untuk dicek di bagian mesin, ternyata sudah ketemu masalahnya : V-Belt terlepas dari jalurnya, dan kondisinya dibagian tepi V-Belt mulai terkoyak. Ternyata tidak mudah memasang kembali karena selain daerah V-Belt sangat panas, jalurnya pun tidak hafal mau kemana saja dan yang pasti ada “trick” nya buat masang lagi yang aku nggak tahu.

V-Belt merupakan tali karet bergerigi searah dengan panjang V-Belt, berbentuk lingkaran yang cukup besar. V-Belt ini yang menghubungkan antara Alternator, AC Compressor, Pompa Power Steering dengan sumber putaran dari Pulley yang terhubung dengan CrankShaft mesin.

V-BELT

Jadi pantas saja kalau aki tidak ada pengisian, AC mati, power steering mati. Akhirnya diputuskan untuk memotong v-belt tersebut dengan cutter dan kembali pulang ke rumah dengan kondisi tanpa power steering meskipun berisiko, tanpa AC dan mematikan headlamp untuk menghemat batere aki.

Setelah dicek bengkel, ternyata tidak hanya V-belt saja yang rusak, karena pastinya ada penyebabnya (duh .. alamat nih ..). Komponen pendukung yang mengalami masalah, yang sebenarnya merupakan sumber lepasnya V-Belt adalah :

  1. Dudukan tensioner (per penarik otomatis jika v-belt mulai melar / kendor) dan tensioner bawah (roda plastik pengarah v-belt ke kompresor AC) yang sudah rusak. Kerusakannya adalah tutupnya pecah, dan ada celah diantara tutup.duduk_tens_1.jpgduduk_tens_2.jpg
  2. Pulley CrankShaft (piringan sumber putaran yang terhubung dengan mesin). Kerusakannya adalah mulai goyang antara pulley dalam dengan luar yang dibatasi oleh karet damper.

    pulley.jpg

Oke, untuk hasil maksimal semuanya harus diganti, mulailah hunting onderdil2 itu, dan ternyata semua bisa dibeli di Semarang, gak perlu pesan ke Jakarta seperti yang saya takutkan ketika mulai pegang Pug306. Memang tidak semuanya asli, kalau asli langsung kendangan India .. tekdite .. tekdite ..

Meskipun tidak orisinil, tapi aku yakin kualitasnya nggak sembaranganlah. Kenapa nggak pesan dari Jakarta ? pertimbangannya adalah waktu, setidaknya jika hari ini pesan, barang baru diantar besok, dan lusa baru sampai. Yang kedua biaya, meskipun harga mungkin lebih murah, tapi masih ada biaya pengiriman, yang pasti lebih dari 1 kilo lah.

Dan inilah para penggantinya : VBelt Flennor, dudukan tensioner CoGeFa, pulley generik.

onderdil.jpg

duduk_tens_3.jpg

*like a virgin : masih rapet !

Setelah dilakukan penggantian onderdil, mulailah test..

Jreeenggg … mesin nyala … siiip

Tapi ada sesuatu yang salah, ada suara kasar yang muncul dari V-belt. Mesin dimatikan. Ternyata V-Belt di pulley Power Steering meleset 1 grid dari posisi seharusnya. Blaik tenan ki .. opo maneh ..!

Cek dan cek sana sini, problem ada di tensioner atas yang terbuat dari plastik. V-belt mengikis tensioner sedalam 0,5 mm dan tidak rata, jadi masih ada sedikit yang menonjol, itu yang bikin V-Belt di power steering meleset 1 grid.

tens_1.jpg

tens_2.jpg

Oke, dilakukan penggantian juga. Haduh pak e.. kendangan India tenan ki ..

Dari semua itu berikut ini part of total costnya :

nota_1.jpg

nota_2.jpg

kalau ongkos bengkel sih standart …


2 Comments

  • aminheru

    18 Desember 2007

    trus tip’snya gimana Om,supaya semua organ pendukung V-belt tdk jd rusak (bertambah runyam) ? apakah memang kudu sperti itu krn mmg sdh wayahe ganti alias sparepart2nya sdh pada embah-embah semua. mohon advicenya, barangkali sdh dapet tip en trik dari montir bengkel.kirim ke email japri ya Om (aminheru@rad.net.id) suwun sanget Om.

    Reply
  • Pingback: Ganti VBelt lagi | Dilarion

Tinggalkan Balasan