Browse Month

Maret 2008

Ganti Timing Belt

Sejak beli 306, belum tahu sejarah kapan ganti Timing Belt. menurut primbon, ganti timing belt 306 adalah setiap kelipatan 50.000 km. kebetulan sekarang sudah 152.000 (molor 2000km) jadi mending diganti.

setelah tanya sana sini, di toko Daihatsu timing belt dijual 150rb, tapi tidak ori. kalau di BERES harganya 205rb dijamin ori. akhirnya saya ambil yang ori.

ke bengkel non BeRes, ongkos ganti timing belt 150rb + perbaiki hand brake yang lepas kabelnya.

nah kalau sudah ganti timing belt gini ayem tentrem deh ati. hand brake juga kembali normal. kampas rem belakang dari laporan masih bagus. Keep Reading

beda Institusi beda Prosedur jilid 2

suatu ketika saya ada perlu untuk memberikan dokumen ke seseorang di institusi swasta.

— di Pos Sekuriti —

Sekuriti : ada perlu apa mas ?

dilarion : selamat siang pak, saya mau bertemu sama pak Y

Sekuriti : keperluannya apa ya ?

dilarion : mau berikan dokumen ini.

Sekuriti : ini apa ya ? (sambil nunjuk amplop) penawaran barang ya ? kalau penawaran brosurnya ditinggal sini saja (… bussseett brosur …). sudah janjian belum ?

dilarion : Sudah, dulu saya janji berikan dokumen ini. Ini company profile perusahaan saya pak.

Sekuriti : kalau begitu dokumennya ditinggal sini saja, nanti saya yang akan sampaikan ke Pak Y.

OK, percakapan selesai, tidak ada negosiasi.

beda Institusi beda Prosedur jilid 1

suatu ketika saya ada perlu untuk menyerahkan surat ke pak X, di suatu instansi pemerintahan. karena ada perlu lain yang lebih penting, maka surat akan saya titipkan saja di sekuriti, nanti biar pak X yang ambil. beres, gampang dan umum.

— di pos Sekuriti —

Sekuriti  : ada yang bisa dibantu mas ?

dilarion   : nngg.. anu, ini mau titip buat pak X

Sekuriti  : oh anda masuk saja dibelakang gedung ini ada ruangan bagian ABC, nanti cari pak X di sana.

dilarion  : nnngg… ini saya mau titip saja, tadi sudah bilang pak X mau nitip saja ke sekuriti

Sekuriti  : wah nggak bisa mas, njenengan ke bagian ABC saja, dititipkan di bagian administrasinya. Di belakang gedung ini ada ruangan bagian ABC

dilarion   : wah gitu ya, ya udah pak saya ke sana. (ambil motor, ngebut ke gedung belakang)

— sampai di gedung belakang, bagian ABC —

administrasi  : ya mas, ada apa ?

dilarion  : hehhh… hehhh…. (megap-megap capek) … ini bu, mau titip surat buat pak X.

administrasi : oh buat pak X ? langsung aja ke lantai 4 langsung belok kanan nanti tanya sana mau ketemu pak X

dilarion : wah saya tadi sudah diberitahu sama pak X supaya dititipkan di administrasi saja.

administrasi : lha ini surat apa to ? pribadi ya ? gak ada nomernya ? wah ini pribadi ya. ndak berani saya nerima. njenengan langsung naik saja ke atas.

— sampai di lantai 4 —

dilarion : misi pak, mau nganter surat buat pak X

bapak2 : oh pak X ? tadi ada. bentar saya carikan dulu ya….

akhirnya bertemu juga dengan pak X. cape deeee….

Tentang Sipura SPA-3000 Analog Telephone Adapter

spa-3000.jpg

salah satu perangkat di kantor yang dipakai yaitu Sipura SPA-3000 untuk VoIP antar kantor cabang dan pusat.

untuk sistem administrasinya melalui web dengan URL :

http://xxx.xxx.xxx.xxx/admin/

http://xxx.xxx.xxx.xxx/admin/basic

http://xxx.xxx.xxx.xxx/admin/advanced

dengan koneksi kabel LAN CROSS ke leptop

untuk konfigurasi lain adalah melalui pesawat telepon yang dihubungkan ke phone line, kemudian tekan ****

perintah konfigurasi melalui IVR phone ada di : spa_3000_guide.pdf

ps : matur nuwun pak Diat

Bongkar Brake Pad

disc_pad.jpg

Pada hari Sabtu long weekend, sudah seminggu sebenarnya ada bunyi aneh di pug 306. setiap di rem dalam pasti ada bunyi “sreeekkkk”. Seharusnya tahu kalau itu adalah bunyi brake pad yang bergesekan dengan disc brake. alias kampas rem habis dan perlu diganti. Tololnya diriku. Setelah dibongkar, ada sedikit baretan di disc brake bagian lingkaran terluar. OMG. Tololnya diriku.

Keep Reading

Piknik ke nJurug

Long Weekend kemarin rencana akan pergi ke Jogja menemani istri reuni kecil dengan teman se geng nya dulu. Namun acara batal karena teman2 nya masih ada kesibukan sendiri2. Padahal semua sudah siap di mobil tinggal distater. Biar si kecil nggak “Gelo” (kecewa) wong sudah naik mobil kok gak jalan2, akhirnya kita piknik dadakan ke Taman Satwataru Jurug yang tergolong wisata jadul di Solo, yang berjarak cuma 500m dari rumah hehehe (mesakke men to nok ..)

jurug.jpg

tiket masuk dewasa 6000, kalau hari libur 7000, anak2 3000 parkir mobil 3000, kacang buat manusia / monyet 1000.

sudah bertahun2 terakhir SD (apa TK ya?) ke Jurug, sudah lupa isinya. Jadi pas kemarin di Jurug ternyata baru tahu kalau di Jurug ada danau yang cukup luas. Hewan2nya juga lebih banyak dari yang aku bayangkan. Yang aku bayangkan di Jurug hanya ada hewan monyet, ular, gajah, harimau (ini pun masih pertanyaan : masih idup gak ?). ternyata ada banyak sekali hewan di sana hehe.

Kalau menurutku sih dengan tarif masuk segitu agak mahal juga. selain harus bersaing dengan tempat wisata yang lebih moderen. tapi mengingat banyaknya hewan yang harus di pelihara, pegawai, perawatan infrastruktur, mungkin segitu masih kurang.

Memang kalau dilihat kondisi Jurug sangat memprihatinkan. Kandang yang kecil2, ada yang rusak, beberapa permainan dan fasilitas yang tidak dapat digunakan, aksesibilitas yang menyulitkan pengunjung, meskipun lokasi Jurug tergolong bersih dari sampah.

Meskipun Jurug dianggap jadul, memprihatinkan, minim fasilitas, mahal, hari itu Jurug sudah memberikan banyak ilmi, petualangan dan kesenangan yang belum pernah dialami si kecil, yang harganya jauh lebih mahal daripada tiket 7000 rupiah.